PengHianat CinTa
Sakit hati….
Menghantuiku distiap waktuku…
Qu tak pernah menyangka semua ini…
Mengapa harus aku…
Mengapa terjadi padaku…,
begitu cepat kisah ini berakhir…
Setelah semua kisah yg kita lalui bersama…
Tak pernahkah kau berfikir…
Bagaimana hatiku ini…
Apa salahku…
Apa kurangku…
Sehingga kau tega menghianatiku…
Hati ini betu betul terluka….
Ingin berrteriak betapa hancury hatiku…
Puaskah kau dengan semua ini…
Bahagiakah kau dengn ini…
Kau hencurkan hati hingga tak tersisa lagi….
Selasa, 29 Mei 2012
CinTaku LebiH Besar Dari Kebencian
inikah rasa, inikah duka . . .
kehilanganmu tak ada dalam kamus kata
namun perbuatanmu selalu ada dalam nestapa
akankah kau tau apa yang ada.
hati qin tak bisa kubohongi
aku benci namun mencintai
sedalam lautan didalam benci
seluas angkasa tuk mencintai
cinta lebih besar dari kebencian
sia2 dalam banyak pengorbanan
apakah kau tau arti perasaan
“CINTAKU LEBIH BESAR DARI KEBENCIAN”
inikah rasa, inikah duka . . .
kehilanganmu tak ada dalam kamus kata
namun perbuatanmu selalu ada dalam nestapa
akankah kau tau apa yang ada.
hati qin tak bisa kubohongi
aku benci namun mencintai
sedalam lautan didalam benci
seluas angkasa tuk mencintai
cinta lebih besar dari kebencian
sia2 dalam banyak pengorbanan
apakah kau tau arti perasaan
“CINTAKU LEBIH BESAR DARI KEBENCIAN”
CinTa Tak PerLu SeBuah PerBedaan
sudah lama kita bersama menjalin kasih..
saling mencintai…menyayangi…
namun semua yang kurasa selama ini berubah ketika kehidupan ku terjatuh..
saat itu ku menyadari bahwa antara kau dan aku terdapat sebuah penghalang cinta kita..
aku tak mau kau terbawa jatuh bersama ku…
ku mencoba menjauh agar diri mu dpat bhgia tanpa diri ku ini…
tetapi hati ku ini benar-benar tak bisa dibohongi bahwa aku sayang kamu…
tetapi aku hanya bisa tersenyum dibalik keterpurukan…
kau dan aku berbeda tahta..
kau di atas dan aku dibawah..
aku berfikir apakah kita dapat bahagia bersama ?
aku tak punya harta..
aku tak punya tahta..
tetapi aku mempunyai cinta..
apa hanya dengan cinta kamu dapta bahgia bersma ku ?
se’iring waktu berjalan kau pun dapat membuktikan kepada diri ku ini bhwa perbedaan tidak bisa memisahkan kita..
kau mencintai ku apa adanya..
kau mencintai ku secara sempurna..
kau adalah segalanya..
kamu mengajrakan aku bahwa cinta tak memandang materi…
tetapi memandang ketulusan cinta dan hati…
saat itu setetes air mata kebahagiaan berlinang di pipiku..
aku bahagia kamu dapat menyayangi ku dari kekurangan ku bukan dari kelebihan ku…
mulai sekarang diri ku berjanji tak akan meninggal kan mu..
satu yang aku ingin kan…
menjadi milik mu selamanya…
sudah lama kita bersama menjalin kasih..
saling mencintai…menyayangi…
namun semua yang kurasa selama ini berubah ketika kehidupan ku terjatuh..
saat itu ku menyadari bahwa antara kau dan aku terdapat sebuah penghalang cinta kita..
aku tak mau kau terbawa jatuh bersama ku…
ku mencoba menjauh agar diri mu dpat bhgia tanpa diri ku ini…
tetapi hati ku ini benar-benar tak bisa dibohongi bahwa aku sayang kamu…
tetapi aku hanya bisa tersenyum dibalik keterpurukan…
kau dan aku berbeda tahta..
kau di atas dan aku dibawah..
aku berfikir apakah kita dapat bahagia bersama ?
aku tak punya harta..
aku tak punya tahta..
tetapi aku mempunyai cinta..
apa hanya dengan cinta kamu dapta bahgia bersma ku ?
se’iring waktu berjalan kau pun dapat membuktikan kepada diri ku ini bhwa perbedaan tidak bisa memisahkan kita..
kau mencintai ku apa adanya..
kau mencintai ku secara sempurna..
kau adalah segalanya..
kamu mengajrakan aku bahwa cinta tak memandang materi…
tetapi memandang ketulusan cinta dan hati…
saat itu setetes air mata kebahagiaan berlinang di pipiku..
aku bahagia kamu dapat menyayangi ku dari kekurangan ku bukan dari kelebihan ku…
mulai sekarang diri ku berjanji tak akan meninggal kan mu..
satu yang aku ingin kan…
menjadi milik mu selamanya…
Hati Yang TerLuka
Sakit rasanya hati ini melihat dirimu
mempermainkan hatiku
k’tulusan,k’jujuran tlah ku berikan padamu
tapi hnya kehampaan yg ku dapat darimu
Kini hnya kenangan manis yg tersisa
yang membwat hatiku tersiksa
ingin sekali ku melupa dari hati yg terluka
Aku akan pergi jauh darimu
melupakan tentangmu
biarkan ku disini menyendiri
dengan hati yg sangat tersakiti..
Sakit rasanya hati ini melihat dirimu
mempermainkan hatiku
k’tulusan,k’jujuran tlah ku berikan padamu
tapi hnya kehampaan yg ku dapat darimu
Kini hnya kenangan manis yg tersisa
yang membwat hatiku tersiksa
ingin sekali ku melupa dari hati yg terluka
Aku akan pergi jauh darimu
melupakan tentangmu
biarkan ku disini menyendiri
dengan hati yg sangat tersakiti..
JiKa Benar Ini Cinta
Wahai pemilik hati,
jika semua ini nafsu , maka hilangkanlah perasaanku padanya sekarang juga …
karna aku tak ingin merusak kemuliaan dirinya …
Jika semua ini palsu , maka hapuslah dirinya dari ingatanku sekarang juga …
karna aku tak ingin mengusik kesuciaan hatinya …
Tapi ya Alloh , jika semua yang kau beri ini adalah cinta yang kau ridhoi , maka abadikanlah dia dipikiranku …
dekatkanlah dia padaku …
gerakkanlah hatinya untuk mencintaiku
dan jagalah dia untukku …
*untukmu yang selalu dihati, bharkah .
Wahai pemilik hati,
jika semua ini nafsu , maka hilangkanlah perasaanku padanya sekarang juga …
karna aku tak ingin merusak kemuliaan dirinya …
Jika semua ini palsu , maka hapuslah dirinya dari ingatanku sekarang juga …
karna aku tak ingin mengusik kesuciaan hatinya …
Tapi ya Alloh , jika semua yang kau beri ini adalah cinta yang kau ridhoi , maka abadikanlah dia dipikiranku …
dekatkanlah dia padaku …
gerakkanlah hatinya untuk mencintaiku
dan jagalah dia untukku …
*untukmu yang selalu dihati, bharkah .
Tak Mampu Menggapaimu
Harusnya..
Aku mengerti dengan apa yang kamu mau..
Harusnya..
Aku tahu dengan apa yang kau inginkan..
Aku tahu..
Sudah cukup tahu..
Bahwa kamu.. Ingin membuatku jauh..
Jika kamu.. Sudah tak lagi butuh..
Dan seharusnya kamu.. Membuatmu dirimu menjauh..
Aku bagai sebuah peri tanpa serbuk ajaib..
Aku bagai rerumputan tanpa tanaman..
Semuanya gersang.. semuanya hilang..
Aku kehidlanganmu.. tak pernah kamu pedulikan..
Menjauh.. sangat jauh.. hingga aku tak mampu menggapaimu..
Selamanya.
Harusnya..
Aku mengerti dengan apa yang kamu mau..
Harusnya..
Aku tahu dengan apa yang kau inginkan..
Aku tahu..
Sudah cukup tahu..
Bahwa kamu.. Ingin membuatku jauh..
Jika kamu.. Sudah tak lagi butuh..
Dan seharusnya kamu.. Membuatmu dirimu menjauh..
Aku bagai sebuah peri tanpa serbuk ajaib..
Aku bagai rerumputan tanpa tanaman..
Semuanya gersang.. semuanya hilang..
Aku kehidlanganmu.. tak pernah kamu pedulikan..
Menjauh.. sangat jauh.. hingga aku tak mampu menggapaimu..
Selamanya.
Kau Tercinta
Masih ingatkah kau?
Saat pertama kita berjumpa?
kau beri senyuman indah yang kau miliki
dan betapa senangnya hatiku saat melihat senyummu itu
Masih ingatkah kau?
Saat aku bercerita padamu tentang rasa sakit yang pernah kualami
Tentang seseorang yang telah membuatku berhasil untuk meng”enyah”kannya dari pikiranku
Kau dulu, ku kenal sebagai seorang ‘kaka’ yang ku kagumi, kusukai.
Namun mustahil bagiku bila aku bisa menjadi seorang yang penting dihidupmu
Dan tiba saatnya kita berpisah
Aku pun pasrah.
Tak ada yang bisa kulakukan jika cinta ini hanya bertepuk sebelah tangan.
Dan sepertinya mimpi ku, semua yang ku anggap mustahil, kini sekarang ada didepan mataku
Betapa bahagianya ketika mengetahui kau mempunyai rasa yang sama.
Takkan ku biarkan semua ini pergi begitu saja.
Kini kaulah yang tercinta
Kaulah yang saat ini memenuhi semua pikiranku.
Berharap kaulah yang menjadi pendampingku
Yang Merasa
Masih ingatkah kau?
Saat pertama kita berjumpa?
kau beri senyuman indah yang kau miliki
dan betapa senangnya hatiku saat melihat senyummu itu
Masih ingatkah kau?
Saat aku bercerita padamu tentang rasa sakit yang pernah kualami
Tentang seseorang yang telah membuatku berhasil untuk meng”enyah”kannya dari pikiranku
Kau dulu, ku kenal sebagai seorang ‘kaka’ yang ku kagumi, kusukai.
Namun mustahil bagiku bila aku bisa menjadi seorang yang penting dihidupmu
Dan tiba saatnya kita berpisah
Aku pun pasrah.
Tak ada yang bisa kulakukan jika cinta ini hanya bertepuk sebelah tangan.
Dan sepertinya mimpi ku, semua yang ku anggap mustahil, kini sekarang ada didepan mataku
Betapa bahagianya ketika mengetahui kau mempunyai rasa yang sama.
Takkan ku biarkan semua ini pergi begitu saja.
Kini kaulah yang tercinta
Kaulah yang saat ini memenuhi semua pikiranku.
Berharap kaulah yang menjadi pendampingku
Yang Merasa
Merindukanmu
Sudah lama tak berjumpa…
Rindu rasa hati ingin berjumpa dengan mu…
Biar pun hati ingin mengatakan benci…
Tapi aku tetap menyayangi mu…
Apa kabar kamu di sana…
Semoga kamu baik-baik saja..
Aku di sini s’lalu merindukan mu…
Apakah kamu di sana juga merindukan aku…
Biar pun kamu jauh di sana…
Aku di sini s’lalu menanti mu..
S’lalu menjaga perasaan cinta dan sayangku untuk mu…
Ya Allah…
Jaga dan lindungilah dia yang di sana…
Sucikan cintanya dan beningkan rasa sayangnya…
Sesuci cintanya pada-Mu..
Sebening rasa sayangnya untuk-Mu…
Ya Allah…
Janganlah Engkau pisahkan kami…
Satukan dan pertemukan kami kembali seperti dulu…
Seperti Engkau satukan dan pertemukan Adam dan Hawa…
Aamiin….
Sudah lama tak berjumpa…
Rindu rasa hati ingin berjumpa dengan mu…
Biar pun hati ingin mengatakan benci…
Tapi aku tetap menyayangi mu…
Apa kabar kamu di sana…
Semoga kamu baik-baik saja..
Aku di sini s’lalu merindukan mu…
Apakah kamu di sana juga merindukan aku…
Biar pun kamu jauh di sana…
Aku di sini s’lalu menanti mu..
S’lalu menjaga perasaan cinta dan sayangku untuk mu…
Ya Allah…
Jaga dan lindungilah dia yang di sana…
Sucikan cintanya dan beningkan rasa sayangnya…
Sesuci cintanya pada-Mu..
Sebening rasa sayangnya untuk-Mu…
Ya Allah…
Janganlah Engkau pisahkan kami…
Satukan dan pertemukan kami kembali seperti dulu…
Seperti Engkau satukan dan pertemukan Adam dan Hawa…
Aamiin….
Kenangan Dan Air Mata
Jalan panjang yang ku lewati sekarang adalah jalan penuh kesukaran..
terhubung oleh amarah dan hati yang membeku..
untaian demi untaian kata ku pahami,
seperti ada yang menusuk di hati..
saat kau bilang bahwa, aku telah milik dia…
fikir ku, tak boleh ada penyesalan dan sakit ini…
tapi… duri itu benar-benar telah menancap di hati ku..
duri itu telah menjadi darah yang menggarang di dalam darah ku, rasa sessal ku… rasa sakit ku… bukan karena dia telah memiliki mu, tapi karena ketidak jujuran mu kepada ku ..
awal kau bersikap manis, bahkan sangat manis untuk menarik hati ku,
tapi, setelah kau luluh lantahkan hati ku dengan bunga, kini kau menyambutnya dengan tangan dingin nan beku, dengan curahan kata-kata nan bisu…
dan sekarang kau telah merubah bunga itu menjadi panah yang amat menyakitkan menusuk hati dan jantung ku..
tiada lagi masa-masa indah itu,
kini yang ada hanyalah lembaran dan puing puing kenangan yang menyebar dalam hati , dan fikiran ku..
dan akan ku akhiri ini semua dengan album abu-abu yang usang juga tetesan air mata yang jatuh di setiap kenangan itu, ..
Jalan panjang yang ku lewati sekarang adalah jalan penuh kesukaran..
terhubung oleh amarah dan hati yang membeku..
untaian demi untaian kata ku pahami,
seperti ada yang menusuk di hati..
saat kau bilang bahwa, aku telah milik dia…
fikir ku, tak boleh ada penyesalan dan sakit ini…
tapi… duri itu benar-benar telah menancap di hati ku..
duri itu telah menjadi darah yang menggarang di dalam darah ku, rasa sessal ku… rasa sakit ku… bukan karena dia telah memiliki mu, tapi karena ketidak jujuran mu kepada ku ..
awal kau bersikap manis, bahkan sangat manis untuk menarik hati ku,
tapi, setelah kau luluh lantahkan hati ku dengan bunga, kini kau menyambutnya dengan tangan dingin nan beku, dengan curahan kata-kata nan bisu…
dan sekarang kau telah merubah bunga itu menjadi panah yang amat menyakitkan menusuk hati dan jantung ku..
tiada lagi masa-masa indah itu,
kini yang ada hanyalah lembaran dan puing puing kenangan yang menyebar dalam hati , dan fikiran ku..
dan akan ku akhiri ini semua dengan album abu-abu yang usang juga tetesan air mata yang jatuh di setiap kenangan itu, ..
Sahabatku Sayang
Teman…
Tika bersama menempuh perjuangan
Suka… duka…
Ditempuhi jua Gurauanmu…
Membikin hati terasa
Walau sukar kunyatakan
Biar ia menjadi rinduan Menggamit disetiap ruang
Hingga di akhir persimpangan
Teman…
Setelah menempuh liku di usia remaja
Yang menjadi impian negara
Generasi pintar cita wawasan
Kegembiraan terpacul di muka
Merdeka ! Tanda sorakan
Namun…
Arena perpisahan terbit umpama fajar
Saat ceria mulai sirna
Terungkap duka di wajah seri
Sehingga tiada siapa dapat menaksirkan
Hanya titisan air mata menyaksikan
Teman…
Memori silam tetap kukenangkan
Akan kusematkan abadi dihatiku
Pertemuan pastikan menjelma
Pabila tiba detiknya…
Mimpi
Berjuta angan dan harap
telah lama tertanam di dalam benak ku
semua sangat cepat kulalui
bahkan tak ku rasa sedikit demi sedikit usia
menghantuiku……………….
Haruskahsemua angan dan harap
kusimpan di dalam hati
dan ku kubur bersama Rinduku…..
Sedikit hembusan angin dapat membuat sejuk
bahkan mampu membuatku
melambungkan anganku disaat bersamamu
walau hanya harap dan mimpi yang kudapat..
Berjuta angan dan harap
telah lama tertanam di dalam benak ku
semua sangat cepat kulalui
bahkan tak ku rasa sedikit demi sedikit usia
menghantuiku……………….
Haruskahsemua angan dan harap
kusimpan di dalam hati
dan ku kubur bersama Rinduku…..
Sedikit hembusan angin dapat membuat sejuk
bahkan mampu membuatku
melambungkan anganku disaat bersamamu
walau hanya harap dan mimpi yang kudapat..
Selasa, 22 Mei 2012
Langganan:
Postingan (Atom)